Pages

Tuesday, December 8, 2009

Intifadhah I

Intifadhah I


        Hari ini tanggal 8 desember mengingatkan kita pada intifadhah I yang terjadi pada tahun 1987 atau 22 tahun yang lalu. Intifadhah I adalah pertempuran terdahsyat yang terjadi sejak didiriaknnya negara zionis Israel tahun 1948. Penyebab meletusnya Intifadhah Pertama adalah sebuah truk militer Israel yang menabrak sekelompok orang Palestina di dekat camp pengungsi Jabalya di Jalur Gaza. Kejadian pada tanggal 8 Desember 1987 itu menyebabkan empat orang terbunuh dan tujuh orang luka-luka. Faktor lain yang memanaskan suasana adalah meningkatnya desakan kaum militan Yahudi terhadap pemerintah Israel agar mengambil alih Masjidil Aqsa alias Haram al-Syarif di Al Quds atau East Jerusalem serta mengklaimnya sebagai Kuil Sulaiman.
        Semangat membela islamlah yang membuat para mujahid turun ke medan juang dan bertempur melawan zionis Israel. Seharusnya semangat seperti itulah yang harus kita tanammkan dalam diri kita masing-masing.
An hanyalah seorang mahasiswa semester 3 yang hanya memiliki sedikit sekali ilmu dan dgn pengetahuan yang sedikit ini semoga bisa bermanfaat dan bukan bermaksud mengajari atau menggurui.

Dimanakah semangat kita para pemuda, saat ini negara islam tercinta yang disana terdapat masjidil Aqso kiblat pertama kita sebagai umat islam yaitu tanah palestina sedang dijajah oleh zionis Israel. “jika seseorang melihat kemungkaran maka hendaklah ia mencrgah dengan tanganny, jika tdk bias dengan tangannya maka hendaklah dengan lidahnya, dan jika tidak mampu maka hendaklah dengan hatinya(do’a) dan itulah selemah-lemah iman”. Dan yang bisa dilakukan sebagian besar kita terutama di Indonesia adalah dgn do’a yang merupakan selemah-lemahnya iman. Pertanyaanya adalah apakah selama ini kita berdoa untuk untuk saudara2 kita di sana, jika tidak maka iman yang paling lemah pun sudah tidak kita miliki lagi. Dimana semangat kita wahai pemuda, disaat mereka harus kemasjid walaupun sedang hujan peluru tapi tetap saja mereka pergi menunuaikan shalat berjamaah, sedangkan banyak diantara kita hanya karena hujan gerimis air air enggan untuk pergi ke masjid, dan dimanakah semangat kita wahai pemuda.
        Palestina mengingatkan an pada seorang bocah palestina, Fariz Audah. Yang dengan semangatnya melempari tank2 israel dengan bongkahan batu sampai akhirny syahid menjemputnya melalui peluru yg menembus kepalanya, sekali lagi seorang bocah, dan dimanakah semangat kalian para pemuda.
“Allah adalah tujuan kami, rasulullah tauladan kami, Al-Quran pedoman hidup kami, jihad adalah jalan juang kami, mati dijalan Allah adalah cita2 kami tertinggi”. Apakah diantara kalian ada yg hafal lirik lagu ini? Apakah hanya untuk dihafal dan dinyanyikan saat mabit. Apa benar Allah tujuan kita? Apa benar Rasulullah tauladan kita atau malah lebih mengidolakan selebriti, apa benar Al-Quran pedoman hidup kita, berapa banyak ayat yg kita hafal dan kita aplikasikan, berapa banyak kita membacanya dlm 1 hari. apa benar jihad adalah jalan juang kita kalau kemasjid saja malas, apakah yakin ingin mati dijalan Allah?. Tanyakan pada dirimu kawan, dan dimana semangat kalian pemuda.
        Tulisan ini an tujukan pertama adalah untuk diri sendiri karena an msh merasa sangat jauh dr apa yang saya tulis. “Allah sangat membenci orang yang mengatakan apa yang tidak ia kerjakan” (Q.S.as-shaff : 3). Maka dari itu ingatkan an.
Dan hari ini kita jdkan awal dari diri kita yang baru…………….. keep HAMASAH

Eiits.... Jangan Pergi, Baca Dulu yang Ini Bro



1 comments:

Anonymous said...

I've been exploring for a bit for any high-quality articles or weblog posts in this sort of space .

Exploring in Yahoo I at last stumbled upon this web site.
Reading this info So i am happy to convey that I have a very just
right uncanny feeling I discovered just what I needed.

I so much without a doubt will make sure to do not put out of your
mind this web site and give it a glance regularly.


Also visit my web-site: Rumah dijual

Post a Comment

 
Source » http://http://www.facebook.com/andiahmadminer#ixzz1jjWKn4LM

Followers